PKBM Putri Mandiri

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat di Kelapa Gading

Seni Rupa Dalam Permainan

SENI RUPA DALAM PERMAINAN

(Menggambar dan Permainan ‘Tetangga-tetangga’)

Latar Belakang

Bermain merupakan cara yang tepat untuk belajar bagi anak-anak. Dengan bermain, anak bisa aktif, senang, diberikan kesempatan eksplorasi dan dengan bermain diharapkan anak mendapatkan sesuatu yang bermakna. Belajar seni rupa dengan konsep bermain dapat mampu melibatkan anak untuk aktif, bereksplorasi hingga memperoleh kesenangan dan kebermaknaan.

Sekarang ini, konsep bermain dalam kegiatan belajar seni rupa di Taman kanak-kanak jarang dilakukan, anak-anak mendapat halangan untuk mengekspresikan ide-ide dan pemikiran estetika, mewujudkan kemampuan serta imajinasi penciptaan benda, suasana atau karyanya dikarenakan tuntutan orang dewasa di sekitar yang menginginkan hasil yang terbaik, namun tanpa melihat proses. Kegiatan-kegiatan seni rupa yang monoton serta adanya tuntutan hasil terbaik tersebut membuat anak justru bosan hingga proses pembelajaran tidak terlaksana dan kebermaknaan tidak terwujud. Apalagi pada tahapannya perkembangan mereka yang mulai bermain berkelompok. Dalam prakteknya, ketika anak diajak bermain berkelompok, akan muncul reaksi-reaksi berbeda dari setiap anak. Kata-kata dan reaksi “Aku duluan’ “Ini punyaku” “Aku main sama si A saja.” biasanya terlontar dari anak. Dengan begitu, muncul masalah baru bagi pembimbing siswa Taman Kanak-kanak dalam menggabungkan kegiatan bermain kelompok, dan seni rupa.

Rencana Aktivitas harian

Berdasarkan latar belakang di atas, maka diperlukan suatu rencana aktivitas menarik, yang memadukan kegiatan seni rupa dengan permainan berkelompok. Menghubungkan kegiatan seni rupa dengan bidang pengembangan lainnya atau biasa disebut kurikulum terintegrasi merupakan solusi tepat. Untuk itu, dibuatlah sebuah rencana aktivitas harian dengan pilihan kompetensi dasar, indikator dan tujuan pembelajaran mengikuti Standar Kompetensi TK dan RA yang ada.

RENCANA AKTIVITAS HARIAN

Kelas : TKA

Usia : (4-5 tahun)

Jumlah : 8 anak

Tema : Rumah

  1. Kompetensi Dasar

– Anak mampu mengekspresikan diri dengan menggunakan berbagai media/bahan melalui kegiatan eksplorasi

– Anak mampu mengenal berbagai konsep sederhana dalam kehidupan sehari-hari

– Mengendalikan emosi

(catatan : diambil dari Standar Kompetensi TK dan RA)

  1. Indikator

    – Menggambar bebas

    – Mencoba dan menceritakan apa yang terjadi jika warna dicampur

    – Saling membantu sesama teman

  2. Tujuan Pembelajaran
    • Anak dapat menggambar sederhana
    • Anak dapat mengenal konsep sains sederhana
    • Tumbuhnya sikap kerjasama dan persatuan
  1. Metode Pembelajaran : Praktek langsung dalam bentuk permainan
  2. Langkah-langkah Pembelajaran

a. Mengajak siswa berdoa.

b. Menyebutkan kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan hari ini seperti membangun dan menghias rumah

Kegiatan Inti

a. Praktek langsung dengan permainan 1

Ajak siswa ke halaman/lapangan terbuka. Ajak siswa duduk membentuk lingkaran. Katakan bahwa kita akan membantu salah seorang teman yang terkena gempa(mengaitkan dengan yang terjadi baru-baru ini). Caranya dengan membangun rumah dan menghiasnya. Letakkan kardus-kardus di tepi lapangan secara acak (jumlah kardus disesuaikan dengan jumlah siswa, 1:4). Buat kelas menjadi 2 kelompok dengan anggotanya masing-masing 4 orang. Setiap kelompok mengambil kardus lalu meletakkannya di lokasi yang mereka pilih. Setelah itu, bagikan peralatan dan perlengkapan lain secara acak pada setiap kelompok. Misalnya kelompok 1 mendapat kuas dan wadah cat, sementara itu kelompok 2 mendapat cat-cat dalam botol dan spidol besar.

Pancing siswa memecahkan masalah yang dihadapi seperti : “Bagaimana caranya menghias rumah dengan bahan-bahan yang ada?” . Kaitkan dengan ‘saling bantu’ antar siswa. Ajak siswa bermain “Tetangga-tetangga” caranya dengan mempertemukan 1 siswa dari kelompok 1 dengan siswa dari kelompok 2 di tengah halaman (berjarak 1-2 m).

Contoh : Kelompok 1 akan meminjam spidol pada kelompok 2. Maka kelompok 1 akan mengatakan “Tetangga-tetangga” lalu kelompok 2 akan mencoba menebak apa yang dibutuhkan kelompok 1. Jika tebakan tepat maka siswa dari kelompok 2 tepat maka siswa kelompok 1 akan menunduk dan jika belum tepat maka siswa dari kelompok 1 akan menggoyangkan pinggulnya (untuk gerakan disepakati bersama sebelumnya).

Permainan ini berlangsung terus sambil siswa bereksplorasi dengan bahan yang ada. Ajak siswa mencampur cat sehingga menemukan warna-warna selain yang disediakan.

b. Bantu siswa memotong kardus sesuai keinginan siswa (misal membuat pintu, jendela, ventilasi yang telah dibuat siswa)

Itirahat

Kegiatan Akhir

Ajak siswa menceritakan hasil karya dan pengalamannya hari ini.

  1. Alat/Bahan/Sumber belajar
  1. Kardus besar berwarna polos, seperti kardus bekas televisi atau kulkas yang telah dibalik atau dicat putih
  2. Spidol besar
  3. Cat maizena : maizena, air, pewarna makanan biru, merah, kuning. Cat-cat dimasukkan dalam botol plastik transparan
  4. Wadah cat : baki/gelas plastik/mangkok/lainnya
  5. Kuas
  6. Cutter, solasi kertas/lakban jika diperlukan

sumber: bintangbangsaku.facebook.com

30 April 2011 - Posted by | PAUD PUTRI MANDIRI

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: