PKBM Putri Mandiri

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat di Kelapa Gading

Perkembangan Keterampilan Motorik Halus

Diterbitkan oleh National Association of Orangtua dari Visually Impaired

diterjemahkan dari http://www.tsbvi.edu/seehear/spring99/finemotor.htm

Editor’s note: Bahan-bahan ini disusun oleh Anak Usia Dini Unit Sekolah Overbrook untuk orang buta terutama untuk digunakan oleh orang tua di rumah dengan anak-anak yang buta atau terganggu visualnya.

Perkembangan motorik halus bayi Anda sangat penting. Ia perlu belajar untuk menggunakan tangan nya baik untuk memperoleh keterampilan menolong diri sendiri seperti makan dan berpakaian.

Bayi yang memiliki fungsi visual yang baik mengeksplorasi lingkungan mereka dari awal dengan menggunakan penglihatan mereka. Mereka belajar untuk mengkoordinasikan mata dan gerakan tangan sehingga mereka segera dapat memanipulasi berbagai mainan dan menggunakan tangan mereka dengan baik.

Awal dari gerakan “meraih” terjadi dengan mata bayi melihat sesuatu yang menarik, sementara bayi yang buta atau terganggu penglihatannya harus belajar untuk mengkoordinasikan gerakan tangan dan lengan dengan berbekal stimulasi yang mereka tangkap melalui indera pendengaran mereka. Bayi Anda akan membutuhkan latihan ekstra dan banyak, banyak kesempatan untuk belajar untuk menggunakan / nya tangan dengan “sibuk” bermain dengan mainan atau benda apapun yang aman untuknya.

Bermain adalah “bekerja” bagi anak-anak.  Seorang anak Bayi dan anak-anak perlu memiliki banyak kesempatan untuk bermain. Mereka yang buta atau penglihatan perlu mendapatkan kepuasan dari bermain  sehingga mereka akan termotivasi untuk terus mengeksplorasi benda-benda maupun lingkungan di sekitarnya. Tujuannya adalah agar mereka  mendapatkan informasi sebanyak mungkin lalu menggunakannya seoptimal mungkin.

Semua kegiatan motorik halus (yaitu, braille, menulis, menulis tangan, makan, berpakaian, dll)  dibangun di atas empat keterampilan penting yang harus dipelajari sebelum  dapat melanjutkan tugas-tugas yang lebih rumit. Keempat keterampilan mendasar itu adalah:

  • Menggenggam benda
  • Menjangkau ke objek
  • Melepaskan benda dengan sengaja
  • Menggerakkan pergelangan tangan di berbagai arah

Hubungan antara bobot benda dan proses belajar menggunakan tangan memang ada dan sangatlah penting. Bobot benda memberikan umpan balik bagi bayi untuk menyadari keberadaan lengan maupun tangannya serta melatih penggunaan otot-otot dalam memanipulasi gerakan tangan.

Meraih dan Menggenggam

 

Menggenggam (memegang dengan kukuh) adalah kemampuan untuk memegang benda dan menggunakannya untuk tujuan tertentu. Bayi biasanya menunjukkan jenis genggaman yang refleksif; tangan mereka secara otomatis menutup rapat ketika tekanan atau stimulasi dikenakan pada telapak tangan mereka. Seiring dengan bertambahnya usia dan pemahaman mengenai keberadaan tangan, biasanya anak sudah dapat membuka dan menutup tangannya untuk meraih dan memegang serta keterampilan tangan lainnya. Anda tidak bisa mengajarkan anak Anda untuk terampil menggunakan tangannya, tetapi dengan mengamati cara memegang dan benda pegangannya, Anda bisa membantu si anak untuk  melatih keterampilannya dalam memanipulasi berbagai jenis dan fungsi benda dengan memberikan stimulasi berupa benda-benda yang menarik (tidak perlu mahal ya …).

  • Berikan anak Anda banyak peluang untuk merasakan adanya berbagai bobot benda di tangannya
  • Tempatkan berbagai benda tersebut dalam tangan. Pilih item yang  ukurannya kurang lebih sama dengan telapak tangan.  Refleks menggenggam akan membuatnya berusaha untuk menggenggam dengan utuh tetapi ukuran benda tersebut membuat telapak tangannya sedikit terbuka bukannya menutup dengan rapat. Gunakan berbagai tekstur, ukuran, bentuk dan berat agar indera perabanya juga terlatih untuk mengenali berbagai tekstur.
  • Menyediakan banyak objek menggantung.
  • Dorong bayi untuk menggenggam, menyentuh, meraba, dan menekan berbagai bagian tubuhnya maupun tubuh Anda.

Koordinasi Bilateral

Koordinasi Bilateral adalah kemampuan untuk menggunakan kedua tangan bersama-sama untuk memanipulasi objek. Ini dimulai pada usia dini di mana bayi yang diamati untuk memegang benda menggunakan dua tangan (di garis tengah), terus berkembang melalui pengalihan benda dari tangan ke tangan, ke tempat masing-masing tangan digunakan untuk fungsi yang berbeda.

Berikut adalah beberapa saran untuk membantu anak Anda untuk menggunakan / nya dua tangan secara terkoordinasi:

  • Bertepuk tangan sering merupakan motivator yang baik untuk anak-anak yang membutuhkan latihan dengan koordinasi bilateral. Ini merangsang otot-otot di tangan dan lengan dan dapat dipraktekkan bersama lagu, musik, dan atau  permainan.
  • Gunakan kegiatan eksplorasi di mana dua sentuhan tangan dapat bekerja sama:
    • sabun
    • air
    • pasir
    • cat maizena
  • Cobalah kegiatan dua tangan, di mana satu tangan memegang, sisi lain memanipulasi, contohnya:
    • memegang kontainer di satu tangan dan meletakkan benda di lain
    • memegang kontainer di satu tangan dan mengambil benda-benda keluar dengan lainnya
    • memegang tongkat di satu tangan dan meletakkan cincin pada dengan yang lain
    • memegang tongkat di satu tangan dan melepaskan cincin dengan tangan lainnya
    • pegboard (papan pasak)
    • tahan kertas dengan satu tangan dan coretan dengan lainnya
    • menjahit papan pola
    • menuangkan air dari satu cangkir ke lain
  • Cobalah kegiatan dua tangan, dimana kedua tangan bergerak aktif

sumber dari bintang bangsaku.facebook.com

30 April 2011 - Posted by | PAUD PUTRI MANDIRI

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: