PKBM Putri Mandiri

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat di Kelapa Gading

Seekor Kera nan Nakal

Di sebuah hutan yang lebat, hiduplah seekor kera yang nakal sekali. Ia senang sekali mengganggu,dan menipu teman-temannya.

Pada suatu hari, ia melihat Kelinci sedang memetik wortel. Timbul akal liciknya. Ketika Kelinci sedang sibuk, ditukarnya tas Kelinci dengan sebuah bungkusan. “bungkusan apa ini? Mana tasku tadi, ya?” dengan heran Kelinci membuka bungkusan itu. Ternyata, isinya sekelompok lebah. Kera tertawa senang melihat Kelinci lari ketakutan.

Dengan rakus dimakannya wortel-wortel itu. “wah, sedap! Enak benar wortel ini,”kata kera.
Ketika dilihatnya bu Ayam lewat membawa keranjang jagung, timbul lagi niat jeleknya. Dengan sopan disapanya bu Ayam. “mari aku bantu membawa keranjang itu, buAyam.”
Dengan senang bu Ayam menyerahkan keranjangnya.

”kena, kamu!” kera menertawakan kebodohan bu Ayam. Bu Ayam berjalan di depan kera tanpa curiga. Sedangkan kera melenggang di belakangnya. Kera sibuk mencari akal untuk memperdaya bu Ayam ”bagaimana caranya?” pikirnya.

Tiba-tiba kera berteriak keras, “awas buAyam! Ada ular besar!” Karena terkejut dan takut, larilah buAyam menyelamatkan diri. Kera tertawa geli melihat buAyam lari ketakutan. “betapa mudah menipunya,”katanya senang. “dasar ayam bodoh!” kera segera pergi dengan membawa jagung-jagung itu.

Suatu hari, kera bertemu dengan Landak di jalan. Dilihatnya landak membawa sebuah apel. Muncul keiinginannya untuk memiliki apel itu. “hai, landak! Kelihatannya apelmu itu beracun.” Landak tahu bahwa kera ingin menipunya. Landak mencari akal untuk memperdaya kera. “Sekali ini, akan aku beri pelajaran dia!”

“kera, bagaimana kalau kamu periksa pohonnya sekalian?” Pergilah mereka berdua menuju ke pohon apel itu. Dengan cekatan kera memanjat. Dia berlagak seolah-olah memeriksa apel-apel itu. “landak, tunggulah! Biar ku periksa dulu apel-apel ini!” Di atas pohon, kera asyik menikmati apel. Landak tersenyum melihat kera. Tiba-tiba landak berseru keras. “awas, kera! Di atasmu ada ular besar!” Karena terkejut, kera lupa berpegangan.

Dan…, jatuhlah kera dari atas pohon. Sedangkan landak telah siap menegakkan duri-durinya. Tanpa ampun, kera terjatuh menimpa tubuh landak. Kera menjerit kesakitan sekeras-kerasnya.

“aduuuhhh …!” Tubuhnya tertusuk duri-duri landak. Landak tersenyum melihat kera menangis kesakitan.

Pesan Moral:
Jangan suka usil pada orang lain, suatu saat akan kena batunya juga (^_^)

25 Mei 2010 - Posted by | Kumpulan dongeng

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: